• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Pelaksanaan FGD Penyusunan Laporan Akhir Penyusunan Dokumen Warisan Geologi (Geoheritage) Bangka Barat

Jumat, 04 Desember 2020 | 13:42 WIB
Pelaksanaan FGD Penyusunan Laporan Akhir Penyusunan Dokumen Warisan Geologi (Geoheritage) Bangka Barat. Foto ist.
Loading...

KlikBabel.com, Muntok- Bertempat di Gedung Graha Aparatur, Pj. Sekretaris Daerah, Hartono,S.E., mengikuti FGD (Focus Group Discussion) yang di fasilitasi oleh Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Bangka Barat.

FGD yang dilaksanakan pada Kamis, 3 Desember 2020 ini diadakan dalam rangka penyampaian Draft Laporan Akhir Penyusunan Dokumen Warisan Geologi (Geoheritage). Untuk selanjutnya, laporan akhir tersebut akan digunakan sebagai syarat untuk melengkapi pengajuan Geopark Bangka Barat menjadi Geopark Nasional.

Geopark merupakan sebuah wilayah geografis tunggal atau gabungan, yang memiliki Situs Warisan Geologi (Geosite) dan bentang alam yang bernilai, terkait aspek Warisan Geologi (Geoheritage), Keragaman Geologi (Geodiversity), Keanekaragaman Hayati (Biodiversity), dan Keragaman Budaya (Cultural Diversity), serta dikelola untuk keperluan konservasi, edukasi, dan pembangunan perekonomian masyarakat secara berkelanjutan dengan keterlibatan aktif dari masyarakat dan Pemerintah Daerah, sehingga dapat di gunakan untuk menumbuhkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap bumi dan lingkungan sekitarnya (Pasal 1, Perpres, 9/2019).

Potensi Geopark Bangka Barat ini awalnya dikenalkan melalui seminar nasional yang diselenggarakan oleh salah satu komunitas Lingkungan di Bangka Barat. Berkat dukungan Pemerintah Daerah, selanjutnya, terbentuklah Badan Pengelola Geopark Bangka Barat. Berbagai langkah percepatan dilakukan. Pemerintah Daerah melalui Bappelitbangda memfasilitasi proses percepatan tersebut, salah satunya adalah penyusunan dokumen Geoheritage yang bekerjasama dengan Fakultas Geologi Universitas Padjajaran Bandung.

Pada kesempatan kali ini, Hartono mengatakan kegiatan ini juga dipersiapkan agar nantinya Kabupaten Bangka Barat dapat dicalonkan sebagai Geopark Nasional dan Internasional melalui mekanisme Global Geopark Network Unesco.
"Ketika sudah menjadi Geopark Nasional, seluruh pihak yang terkait agar ke depannya dapat memanfaatkan status Kabupaten Bangka Barat sebagai Geopark secara maksimal, khususnya pada sektor pariwisata," tambahnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa untuk mempersiapkan realisasi program terpadu Kabupaten Bangka Barat sebagai Geopark Nasional, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi berbagai program kerja pendukung, seperti peningkatan pemberdayaan masyarakat, upaya konservasi dan edukasi serta pembenahan fasilitas pendukung.

Agenda dilanjutkan dengan paparan hasil survey beberapa potensi Geosite yang ada di Bangka Barat yang disampaikan oleh Prof. Ir. Mega F. Rosana, Ph.d sebagai ketua tim penyusun dokumen dari Universitas Padjajaran Bandung.
Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dilakukan oleh seluruh peserta.

Antusiasme peserta mengiringi sesi diskusi kali ini. Beberapa masukan yang bersifat membangun geosite daerahnya disampaikan oleh perwakilan masing-masing desa.

Seluruh upaya yang telah dilakukan oleh seluruh pihak terkait diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat daerah dan membuka wawasan untuk dapat bijak dalam mengelola potensi daerah menjadi bernilai ekonomis namun tetap memelihara keaslian Geowisata lokal.

Loading...
loading...


Penulis  : Farah
Editor    : Geges
Sumber : Diskominfo Bangka Barat