• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


23 Titik Kota Toboali & 8 Kecamatan di Basel Gelar Bersih Sampah dalam WCD

Sabtu, 21 September 2019 | 17:52 WIB
Aksi bersih sampah yang digelar di Bangka Selatan. Foto : Devi/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Gerakan aksi bersih sampah sedunia World Cleanup Day (WCD) 2019 di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) diikuti oleh ribuan relawan kebersihan. Meliputi ASN, TNI/Polri, pengusaha, perangkat desa, pelajar, masyarakat, komunitas dan insan pers.

Koordinator aksi Gito mengatakan, kegiatan WCD di Basel tahun 2019 ini dilaksanakan di 23 titik di Kota Toboali dan 8 kecamatan. Dengan titik utama di Pelabuhan Bom Pendek, Tanjung Ketapang. Dengan demikian, relawan fokus pada titik yang telah ditentukan.

Pj Sekda Achmad Ansyori mengatakan jauh sebelum kegiatan WCD dilaksanakan, pemerintah kabupaten telah melaksanakan aksi bersih sampah mingguan. Kegiatan WCD bukan hanya seremonial semata dan agenda tahunan saja melainkan aksi yang berkelanjutan.

"Karena pemerintah kabupaten telah dan terus menjalankan aksi bersih sampah mingguan. Melakukan pemetaan sampah liar dan kampanye himbauan serta ajakan untuk peduli kebersihan lingkungan melalui berbagai media," ujar Ansyori.

Dia mengatakan, dalam aksi WCD tahun 2018, relawan kebersihan Basel yamg turut ambil bagian mencapai 30 ribu, tertinggi di Babel. Ini menjadi saksi bahwa Pemkab Basel dan seluruh komponen daerah akan selalu berupaya membersihkan lingkungan.
"Melalui aksi ini menjadi saksi bahwa kita dan seluruh komponen daerah akan selalu berupaya dan bersama-sama dan bersatu. Dalam menjaga dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat," ungkapnya.

Sementara, Kepala DPKPLH Basel Gatot Wibowo menuturkan, kegiatan WCD itu merupakan momentum untuk sadar dalam menanggulangi persampahan yang sudah menjadi isu dunia. Secara bersama-sama melalui gerakan bersih sampah.

"Yang terpenting dari aksi ini bagaimana kita semua sadar dalam menanggulangi sampah melalui gerakan bersih secara berkelanjutan. Karena menanggulangi sampah ini bukan hanya pemerintah, tapi seluruh masyarakat dan stakeholder," jelasnya.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com