• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


HBC Bandung Kunjungi Danau Koalin

Sabtu, 21 September 2019 | 16:33 WIB
Loading...
Klikbabel.com, Koba - Honda Brio Comunity (HBC) Bandung kunjungi Danau Kaolin, Kabupaten Bangka Tengah dalam rangka kegiatan Jamnas dan Munas HBC tahun 2019 dengan agenda Natak Babel. 
 
Dalam sambutannya, Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh berterimakasih kepada HBC menjadikan Danau Koalin sebagai salah satu tempat singgah selama Natak (berkeliling) di jalan raya Provinsi Bangka Belitung.
 
"Kami bangga, Danau Koalin menjadi favorit wisata unik bagi seluruh penjuru warga Indonesia yang tergabung di HBC ini," kata Ibnu kepada Klikbabel.com, Sabtu (21/9) di Danau Koalin.
 
Bupati Ibnu juga mempersilakan anggota HBC mendokumentasikan dan menikmati pemandangan langka selama di Danau Koalin.
 
"Ini salah satu objek wisata yang ada di Kota Koba. Danau Koalin terbentuk dengan sendirinya setelah aktivitas pertambangan yang dilakukan PT Koba Tin sejak lama. Bertahun-tahun dibiarkan, airnya menjadi biru karena pengaruh kandungan mineral dari tanah Koalin itu sendiri. Ternyata lama kelamaan menjadi Indah dilihat, akhirnya kamipun menjadikannya tempat wisata bernama Danau Koalin atau Danau Biru," ungkapnya panjang lebat.
 
Ia berharap, komunitas HBC yang hadir dapat memperkenalkan wisata Danau Kaolin ke daerahnya masing-masing.
 
"Usai di kunjungi HBC ini, mudah-mudahan kedepan Danau Koalin menjadi tempat favorit bagi wisatawan domestik maupun manca negara," harapnya.
 
Selain wisata alam, Bupati Ibnu juga memperkenalkan wisata kuliner Bangka seperti lempah kuning dan sebagainya saat santap siang bersama.
 
"Silakan, mari kita makan bersama. Kita jalin silaturahmi ini dengan baik. Inilah keadaan kami dan kami orang Bangka selalu menyambut baik tamu-tamu yang berkunjung ke Bateng," pungkasnya.
 
Camat Koba, Muslimin yang turut hadir juga memperkenalkan Objek wisata yang ada di Kota Koba kepada anggota HBC. 
 
"Selain Danau Koalin, di Kota Koba ini juga terdapat objek wisata pantai. Titiknya berada di Desa Terentang, Kelurahan Arung Dalam dan yang paling menarik disinggahi adalah wisata pantai di Kelurahan Padang Mulya. Semua pantainya indah untuk dikunjungi," ungkapnya.
 
Ia menjelaskan, Pantai Padang Mulya memililiki nilai sejarah, karena di pinggir pantai terdapat 7 sumur sehingga tempat wisata tersebut dinamai Pantai Sumur 7.
 
"Sumurnya masih utuh, silakan jika mau singgah hanya berjalan kurang lebih 10 Km dari Danau koalin," ungkapnya.
 
Muslimin menceritakan bahwa tujuh sumur yang ada di Pantai Padang Mulya merupakan tempat pembuatan garam pada zaman penjajahan Jepang. 
 
"Mereka membuat garam dengan cara melakukan permentasi air laut yang di masukan ke dalam sumur-sumur tersebut. Setelah merdeka, Sumur itu tidak digunakan lagi namun hingga kini terus kita rawat, kita pagari sekelilingnya," kata Muslimin.
 
Muslimin juga menjelaskan, objek wisata yang ada di Kota Koba dikelola Pemkab Bateng dengan  melibatkan masyarakat setempat.
 
"Setiap desa/kelurahan memiliki Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dimana anggotanya merupakan pemuda-pemudi setempat. Merekalah yang bertanggung jawab menjaga objek wisata tersebut. Sementara Pemkab Bateng sifatnya melakukan pembinaan dan mendukung dengan membangun fasilitas umum, seperti akses jalan ataupun perlengkapan lainnya menunjang aktivitas pariwisata," ungkap Muslimin.
 
Ketua Umum HBC Nasional, I putu Bagus Susila mengucapkan terimakasih kepada Bupati Ibnu yang telah menyambut kedatangan HBC di Danau Koalin Kota Koba.
 
"Terimakasih juga atas jamuan makan siang, makanan khas orang Bangka ini enak sekali dimakan," ungkap I Putu Bagus Susila.
 
Cindera mata berupa Plakat terbuat dari timah ini juga menjadi kenang-kenangan bagi HBC dari Bupati Ibnu.
 
"Kami juga berupaya akan memperkenalkan objek wisata Danau Koalin Kota Koba ke masyarakat yang berada di sabang sampai maraoke setiap kali kami menyinggahi provinsi di Indonesia," katanya.
 
Selain memperkenalkan prodak Honda khususnya mobil Brio, HBC juga mempromosikan titik wisata yang pernah mereka singgahi di daerah lain sebelum Babel.
 
"HBC juga berupaya memberikan kontribusi positif untuk bangsa. Semua titik wisata menarik yang ada di Indonesia, terus kita promosikan sehingga kunjungan wisata domestik maupun manca negara meningkat," ujarnya.
Loading...


Penulis  : Roni
Editor    : Septi Artiana
Sumber : Klikbabel.com