• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Petani Rias Kesulitan Jual Beras Putih, Pemda Diminta Berikan Solusi

Senin, 27 Mei 2019 | 15:00 WIB
Beras yang dihasilkan petani Desa Rias, Bangka Selatan. Foto : Devi/klikbabel.com
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Gapoktan Sepakat Jaya Desa Rias, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan mengeluhkan sulitnya penjualan beras putih yang diproduksi oleh petani daerah ini. Padahal, hasil produksi beras pada triwulan pertama meningkat. "Kendala kita saat ini ialah penjualan agak lambat karena tidak ada penampung. Apalagi, beras kita belum premium, jadi belum bisa masuk supermarket," keluh Ketua gapoktan Sepakat Jaya Ariyanto, Senin (27/5) kepada wartawan.

Klik Juga : Jokowi Kapan Saja Siap Bertemu Prabowo

Beras putih petani Rias, kata Ariyanto saat ini hanya dijual kepada para pengecer saja dan untuk dikonsumsi dan dijual oleh tengkulak secara eceran. Sedangkan, untuk pendistribusian oleh tengkulak penjualan bisa sampai Pangkalpinang, Belinyu dan Mentok juga.

"Tengkulak mendistribusikan beras putih kita juga hanya sekitar 1,5 sampai 2 ton. Dengan kendala itu, kami harap pemda dapat memberikan solusi terbaik untuk kelola pendistribusian market beras putih, agar tidak menumpuk," tambah dia.

Ini dilakukan mengingat produksi beras putih di Desa Rias setiap tahunnya meningkat dan pemerintah diminta harus menampung ketersediaan beras yang telah ada. Misalnya melalui BUMD atau koperasi yang ada di Basel dan harus tampil. "Kisaran beras kita di pabrik 9 sampai 9,5 ribu per kilo. Dari tengkulak menjual ke pengecer bisa 10 sampai 11 ribu per kilo. Kalau dalam kemasan 5 kilo dengan harganya 50 sampai 55 ribu per kemasan isi 5 kilogram," papar dia.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com