• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Gudang Berkapasitas 1.000 Ton Lada Diresmikan Pemprov Babel

Jumat, 24 Mei 2019 | 09:45 WIB
Peresmian Sistem Resi Gudang di Bangka Selatan.
Loading...

Klikbabel.com, Toboali - Gubernur Kepulauan Bangka, Erzaldi Rosman melalui Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Yulizar Adnan, meremikan Resi Gudang Lada di Gudang Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (23/5/2019). Gudang yang terletak di Jalan Ahmad Yani Dalam, Kampung Teladan, Toboali, memiliki daya tampung 1000 ton lada. Diharapkan, dengan adanya gudang ini akan memudahkan petani lada di Kabupaten Bangka Selatan dalam bertransaksi melalui Resi Gudang Lada.

Yulizar mengungkapkan, sistem resi gudang merupakan salah satu instrumen untuk mendorong peningkatan pendapatan dan perekonomian petani. Sistem resi gudang juga lanjutannya, merupakan upaya dari pemerintah untuk pengedalian harga agar petani tidak dirugikan. "Pemprov Kepulauan Bangka Belitung sangat berkomitmen untuk memberdayakan petani lada. Kita terus mendorong petani untuk menghasilkan lada berkualitas dan bisa memanfaatkan sistem resi gudang ini dengan sebaik-baiknya. "Minat petani untuk menyimpan lada di gudang yang ada memang masih rendah. Tapi kita akan terus sosialisasikan dan terus dorong agar petani bisa merasa terbantu dengan adanya sistem resi gudang ini. Untuk keberhasilan resi gudang ini harus didukung oleh sektor lain dan masyarakat," ujarnya.

Kepala Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka Komuditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, Indrasari Wisnu Wardhana,  dalam sambutannnya mengungkapkan, sukses tidaknya resi gudang di daerah tergantung oleh aparat pemerintah daerah dan pengelola resi gudang yang ada. Menurut Infrastruktur, salah satu keuntungan dari sistem resi gudang ini peluang bagi petani untuk mendapatkan harga jual yang lebih baik dengan cara menyimpan komoditi di gudang terlebih dahulu dan menjualnya ketika harga tinggi.

"Selanjutnya petani dimudahkan dan mendapatkan kepastian mutu dan jumlah serta mendapatkan pinjaman dari bank untuk pembiayaan modal kerja pada musim tanam berikutnya dengan jaminan resi gudang tanpa agunan lainnya," jelasnya. Dia menambahkan, berdasakan Permendag Nomor 33 Tahun 2018, ada 14 komoditi yang masuk dalam sistem resi gudang, diantaranya  lada, ikan,  gabah, jagung, beras, kopi, kakao, rumput laut, garam, teh, kacang kedelai, gula pasir, gambir dan timah. Selain kegiatan peresmian gudang, dilakukan juga kegiatan Literasi Sistem Resi Gudang dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani, dengan peserta petani lada, Goptan, Poktan di Babel.

Loading...


Penulis  : Devi Dwi Putra
Editor    : A. Hairul
Sumber : klikbabel.com