• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Tarif Listrik Tidak Naik Sampai Akhir Tahun

Jumat, 12 Oktober 2018 | 16:16 WIB
Ilustrasi. Foto : net

Klikbabel.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, telah memutuskan, tidak ada kenaikan tarif tenaga listrik untuk pelanggan nonsubsidi per tanggal 1 Oktober 2018. Besaran tarif tenaga listrik periode Oktober hingga Desember 2018 ditetapkan sama besarnya dengan besaran tarif tenaga listrik sebelumnya, yaitu periode Juli-September 2018.

Klik Juga : Mantan Bos Lippo Group Serahkan Diri ke KPK

Menurut Peraturan Menteri ESDM No 28 tahun 2016 tentang Tarif Tenaga Listrik Yang Disediakan Oleh PT PLN (Persero) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri ESDM No 41 Tahun 2017, menyebutkan apabila terjadi perubahan terhadap asumsi makro ekonomi, yang dihitung secara triwulanan, maka akan dilakukan penyesuaian terhadap tarif tenaga listrik (tariff adjustment). Berdasarkan peraturan tersebut, maka jika dilihat pada Juni hingga Agustus 2018, parameter ekonomi makro rata-rata per tiga bulan menunjukan kenaikan, diantaranya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS  menjadi Rp 14.336,83/USD dengan asumsi APBN 2018 Rp 13.400/USD.

Kenaikan juga terjadi pada nilai Indonesian Crude Price (ICP) yaitu menjadi 70,13 USD/Barrel dengan asumsi APBN 2018 48 USD/Barrel. Tingkat inflasi juga mengalami perubahan, yaitu rata-rata 0,27% dengan asumsi APBN 2018 0,35%. Sehingga, dengan parameter ekonomi makro tersebut, memang semestinya diberlakukan penyesuaian tarif tenaga listrik (tariff adjustment). Namun, untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendukung stabilitas ekonomi nasional, Jonan menetapkan tidak ada perubahan besaran tarif tenaga listrik.

Tarif tenaga listrik untuk 25 golongan pelanggan bersubsidi lainnya pun tidak mengalami perubahan, besaran tarifnya tetap. 25 golongan pelanggan ini tetap diberikan subsidi listrik, termasuk didalamnya pelanggan yang peruntukan listriknya bagi UMKM, bisnis kecil, industri kecil, dan kegiatan sosial. 



Penulis  : -
Editor    : A. Hairul
Sumber : CNBC