• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Jangan Ekspor Lada Babel ke Vietnam

Jumat, 20 Juli 2018 | 13:22 WIB
Petani Lada Babel. Foto : Hairul/klikbabel.com

Klikbabel.com, Pangkalpinang - Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia, yang membidangi Infrastruktur dan Investasi, Muhammad Abduh, meminta para eksportir lada baik di Bangka Belitung maupun di daerah lainnya di Indonesia untuk tidak melakukan kegiatan ekspor lada ke Vietnam.

Klik Juga : Rupiah Sudah Tembus Rp14.525/USD

Ia menilai, tindakan mengekspor lada ke Vietnam sangat menguntungkan Vietnam dan merugikan para petani lada. “Pola ekspor kita harus diubah, jangan ekspor lada ke Vietnam dan harusnya kita ekspor ke Amerika dan Eropa. Kalau ekspor ke Vietnam kita sulit mendapatkan hasil yang baik,” kata Abduh, Jumat (20/7/2018).

Abduh beranggapan, jika lada Babel dan lada dari daerah lainnya di Indonesia diekspor ke Vietnam, bukan tidak mungkin lada dari Babel yang memiliki citra rasa yang pedas dicampur dengan lada Vietnam untuk kemudian dieskspor lagi ke negara di benua Amerika dan Eropa, dengan harga yang jauh lebih tinggi. Untuk itulah Abduh meminta kepada para eksportir tidak lagi melakukan ekspor lada ke Vietnam. “Saya minta eksportir dapat memperhatikan hal ini, jangan kita dijadikan objek dagang,” tegasnya.

Sebagai upaya agar eksportir lada tidak lagi melakukan kegiatan ekspor lada ke Vietnam, Abduh meminta agar Kementerian Perdagangan dapat mengundang para eksportir lada untuk membicarakan hal ini. Saat ini produksi lada dunia mencapai 400 ribu ton pertahun. Dari jumlah itu Vietnam menyumbang 200 ribu ton lada  per tahun, sementara Indonesia hanya 60 ribu ton per tahun. “Saya meragukan jika produksi lada Vietnam bisa mencapai 200 ribu ton dan produksi lada Indonesia hanya sekitar 60 ribu ton per tahun,” katanya.

 

loading...
loading...


Penulis  : Yodea Putri
Editor    : A. Hairul
Sumber : Klikbabel.com