• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Masyarakat Kembali ke Premium

Rabu, 11 April 2018 | 12:22 WIB
Ilustrasi. Foto : Net
Loading...

    Klikbabel.com, Jakarta - PT Pertamina menilai, sejak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dari Rp 7.600 per liter menjadi Rp 7.800 per liter 24 Maret 2018 lalu, masyarakat kembali membeli premium.

    Direktur Pemasaran Korporat dan Ritel Pertamina, M. Iskandar mengatakan, memang ada sebagian masyarakat yang beralih menggunakan ke premium ketika harga pertalite naik. Masalahnya, banyak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sudah mengganti nozzle stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dari premium ke pertalite. "Mereka sudah tidak menjual Premium karena tangki BBM sudah diganti dari premium ke pertalite," ujar Iskandar, Rabu (11/4/2018).

    Dengan peralihan konsumsi masyarakat ke premium, pola distribusi Pertamina menjadi terganggu. Makanya, BUMN ini baru mengirim premium ketika pasokannya sudah habis di SPBU. Menurut Iskandar, selisih pertalite dan premium kini semakin melebar. Pertamina berupaya memenuni pasokan premium. "Pak Menteri ESDM dalam kunjungan ke Jawa Timur bilang, dipasok empat hari sekali. Perilakunya memang seperti itu. Dulu berganti ke Pertalite, sekarang naik lagi (premiumnya)," ujarnya.

    Gara-gara itu. Iskandar menyatakan, Pertamina sempat disebut-sebut menahan pasokan premium. Menurutnya, saat ini pasokan premium sudah aman. "Akhirnya seolah-olah dijatah itu yang jadi masalah. Sekarang evaluasi semua," imbuhnya. Sayangnya, Iskandar belum memonitor penambahan pasokan Premium di beberapa daerah lantaran adanya lonjakan permintaan.

Loading...


Penulis  : Hairul Asther
Editor    : A. Hairul
Sumber : Kontan.co.id