• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Hati-hati Melewati Jembatan Minapolitan di Manggar

Senin, 21 Agustus 2017 | 22:06 WIB
Kondisi Jembatan penghubung komplek Perumahan Minapolitan di Desa Kurnia Jaya Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur. (ist/Suharli)
Loading...

Klikbabel.com, Manggar - Kondisi Jembatan penghubung komplek Perumahan Minapolitan di Desa Kurnia Jaya Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur memprihatinkan. Sisi jalan di jembatan tersebut sudah mulai ambles, sehingga harus dibantu dengan balok kayu agar bisa dilaui kendaraan.

Lembaga Pemerhati Lingkungan, Forum Komunikasi Peduli Lingkungan Hidup (FKPLH) Ismed, mengaku sudah pernah mempertanyakan buruknya kondisi jemabtan ke Instansi terkait.

"Itukan kalau lumpur atau pasir dak masalah, ini dialur timbunan itu pohon kelapa dan batu, gimana nelayan mau lewat. Ini semua dak sesuai dengan harapan kita, dengan anggaran yang begitu besar," terang Ismed, Senin (21/8/2017).

Jembatan tersebut, ungkap Ismed, sebelumnya juga pernah mengalami ambles dan kerenggangan pada sayap jembatan. Bahkan pernah dilakukan perbaikan dengan didongkrak agar kembali pada posisi perencanaan, namun belum genap berusia dua tahun, jembatan ini kembali menjadi sorotan.

Pantauan Klikbabel.com, ketika memasuki sayap depan jembatan terlihat curaman jalan disebelah kiri jalan ke arah perumahan Minapolitan mulai longsor.

Saat memasuki bibir jembatan, juga sangat jelas terlihat sisi penurunan pada bibir jembatan. Ini membuat para pengendara kendaraaan bermotor kesulitan melintasinya, sehingga harus dibantu dengan timbunan tanah dan balok.

"Bila dibiarkan terus menerus, ditakutkan kerusakan akan bertambah parah dan dapat menimbulkan korban jiwa. Harus hati-hati lewat jalan ini, salah-salah terjatuh," ujar  salah satu warga pengguna jalan tersebut.

Sorotan terhadap Jembatan Minapolitan ini, semula terkait pengerjaan yang melebihi batas waktu kontrak kerja. Lalu, terjadinya amblas pada sayap depan, lambannya pengerukan sungai yang pernah ditutup saat pengerjaan, dan rusaknya jalan pada sayap depan, seperti yang terjadi saat ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Beltim, Sarjano saat dikonfirmasikan mengatakan, pihaknya sedang mengupayakan perbaikan Jembatan tersebut. 

"Pihak perusahaan sudah kami hubungi, dan kami sedang berusaha untuk meminta pihak perusahaan untuk segera melakukan perbaikan, karena saat ini masih dalam masa pemeliharaan. Segala kerusakan masih tanggung jawab pemborong dan inipun sebenarnya surat sudah kita layangkan untuk ketiga kalinya," terang Sarjono.

Jambatan Minapolitan sendiri, dikerjakan dengan nomor kontrak 01/SP/JM-MINAPOLITAN/DKP/2016 tanggal SP 22 Juni 2016 lalu, menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) IPD tahun Anggaran 2016 senilai Rp8.249.790.000.

Loading...


Penulis  : Suharli
Editor    :
Sumber : Klikbabel.com