• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Pulau Sangihe Masih Butuh Perhatian

Minggu, 28 Mei 2017 | 20:53 WIB
Dick Revolino Pendamping Profesional KAT Foto bersama masyarakat mahumu II
Loading...

Klikbabel.com, Sangihe - Pemerintah memberikan perhatian yang besar dalam perberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT), hal itu sesuai denganĀ  Peraturan Presiden Nomor 186 tahun 2014 tentang Pemberdayaan Sosial Terhadap KAT.

Menurut Dick Revolino selaku pendamping profesional KAT di Desa Sangihe Sulawesi Utara, perhatian pemerintah ini merupakan salah satu implementasi Nawacita Presiden RI Jokowi, khususnya yang terkait dengan membangun Indonesia dari pinggiran.

Ia menambahkan, hal ini juga dalam rangka memperkuat daerah-daerah dan desa dalam rangka kesatuan, memperteguh kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia melalui penguatan kebhinekaan dan menciptakan ruang dialog antar warga.

"Komitmen menghadirkan kembali negara untuk melindungi bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara," Tuturnya.

Namun disayangkan Revolino menilai masyarakat Sangihe masih berada pada kondisi yang cukup memperihatinkan, sebagian masyarakat belum bisa berkomunikasi dengan bahasa indonesia, sehingga mengharuskan ia berkomunikasi dengan bahasa melayu manado untuk berbicara dengan warga.

"Banyak yang belum bisa berbahasa Indonesia bahkan kaum kaum tua sebagian besar masih buta huruf, bahkan ketika diminta untuk tanda tangan mereka tidak bisa," Jelasnya.

Revolino juga menyebutkan bahwa hanya terdapat satu bangunan SD yang ada didesa mahumu II itupun masih bersatus kelas jauh dengan 3 lokal kelas, padahal minat anak-anak untuk bersekolah dirasa cukup besar.

"Ketersedian tenaga pendidik pun masih menjadi masalah. Karena hanya terdapat seorang guru pns dan 2 tenaga honorer secara sukarelawan," Tutupnya,

Loading...


Penulis  : Hamidun
Editor    : Angga S
Sumber : Klikbabel.com