• EnglishFrenchGermanIndonesianItalianPortugueseRussianSpanish

Klikbabel.com


Tong Aci Makin Cantik, Berkat Tangan Dani

Kamis, 13 April 2017 | 10:34 WIB
Dani Saudana Pelukis Asal Solo, melalui karya seninya, kawasan wista Pantai Tong Aci makin cantik (klikbabel/arie)

Klikbabel.com, Sungailiat-- Berkunjung ke kawasan wisata Pantai Tong Aci di Sungailiat, akan menemukan banyak lukisan. Tanpa diketahui pengunjung, dari tangan Dani Saudana (40) inilah kawasan pantai ini menjadi beda. 

Karya Dani, pelukis asli Solo tersebar di tepi pantai. Mengandalkan cat air dan kuas jebelon  Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI)  sekarang telah berubah menjadi Institute Seni Indonesia (ISI) tak terpengaruh oleh hiruk pikuk pengunjung. Dia dengan tekun menikmati pekerjaannya sebagai pelukis dengan wadah batang kayu  

Menekuni seni lukis sudah lama digeluti Dani. Profesi yang telah mendarah daging,. Seniman adalah jalan hidup yang ditempuh Dani. Dari seni melukis ini pula yang akhirnya membawa Dani hingga ke Pulau Bangka.

"Awal mula saya berkerja di Bangka, belum telalu lama,  berada disini karena  profesi. Saat opening pemilik tempat ini bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata sebagai destinasi pariwisata. Saya terpilih menjadi salah satu seniman yang berpatipasi dalam opening," ungkap Dani saat ditemui Klikbabel.com Rabu (12/4/2017).

Setelah  opening kawasan wista ini Oktober 2016, Dani kembali ke Solo. kemuidian dia diminta lagi oleh pemilik kawasan wista untuk kedatangan kedua untuk membuat lukisan di Pantai Tongaci dan Lokomotif, Febuari 2017. 

Sebagai seniman dani tak memedulikan jam kerjanya.  "Jam kerja dimulai dari pagi sampai malam, tergantung kita sampai mana batas ketahanan dalam bekerjanya. Kalau sudah capek dan boleh diselesaikan," ujar Dani.

Tema lukisan Dani selama di Tong Aci tentang potret kecil kehidupan penduduk asli Bangka Belitung  yang dihuni penduduk Melayu dan Tionghoa. Diapun mengabadikan alam sekitar Tong Aci seperti  lukisan pelepasan tukik, kehidupan nelayan, tradisi nganggong, dan barongsai. 

"Ini karya lukisan kedua. Lukisan pertama yang dibuat dilokomotif, apabila telah selesai   lukisan disentuh dan dimain anak-anak," kata dani.

Dia menambahkan kebanggaan terbesar seniman, ketika karya-karyanya disukai publik. Sebab karya lukisan lahir dari proses  rasa dan imajinasi yang dituangkan dalam goresan-goresan kecil yang dapat dipertanggung jawabkan  seniman. 

"Sebagai seorang seniman yang berprofesi sebagai pelukis, secara khusus untuk Bangka Belitung, sebagai destinasi wisata melihat kebudayaan dari masing-masing suku yang ada," tukas Dani.



Penulis  : Arie
Editor    : Ana
Sumber : Klikbabel